Proposal Bantuan Pemenuhan Sarana dan Prasarana Penunjang Taman Baca
Taman Baca Kawan Kami Putat Jaya 2A/36 Surabaya
Profil
Taman Baca “Kawan Kami berdiri pada awal 2007 dengan ide dari berapa orang aktivis yang peduli kepada pendidikan anak dan perempuan Pekerja Seks (PS). Melalui Kegiatan awal penyadaran hak anak dan perempuan pekerja seks di wilayah Lokalisasi Putat Jaya – Jarak dan sekitarnya. Lokasi ini begitu penting karena hampir sebagian komunitasnya merupakan kaum urban (pendatang) dengan pendidikan yang rendah, sehingga dibutuhkan kegiatan khusus yang dapat menunjang kehidupan sebagai bekal atau penganti pendidikan kedepan.
Buku menjadi media utama/jembatan dalam melakukan transformasi atau perubahan menuju pada kesadaran individu yang baik, melalui membaca terlebih pada komunitas urban terutama perempuan dan anak yang rentan terhadap masalah kekerasan dan eksploitasi (pemanfaatan dari orang dewasa).
Hingga saat ini “Taman Baca Kawan Kami” sudah mengkoleksi hampir 2000 buku dan jumlah anggota hampir 400 anak. Sebagian besar buku bacaan yang berasal dari bantuan masyarakat sekitar dan donatur yang peduli pada kelangsungan kehidupan anak-anak yang bertempat tinggal di wilayah lokalisasi. Dengan menempati sebuah ruangan yang juga sebagai tempat berkumpulnya komunitas untuk bertukar informasi dan menambah wacana dalam memecahkan berbagai persolan yang mereka hadapi.
Keseharian Taman Baca “Kawan Kami” dikelola dengan pelibatan anak-anak di lingkungan setempat, baik sebagai pengurus Taman Bacaan. Sebagai upaya menunjang kegiatan membaca dan mengairahkan minat baca, Pengurus Taman Bacaan seringkali melakukan berbagai ajang kompetisi dan bakat anak seperti aneka lomba, Bimbingan Belajar, menceritakan kisah kembali (Story Telling), Panggung gembira anak dan diskusi rutin mengenai hak anak dan perempuan.
Latar Belakang
Aktivitas literasi erat kaitannya dengan kegiatan membaca dan upaya membudayakan sejak usia dini, namun isu dan minat baca yang rendah menjadi tatantangan tersendiri khususnya dilingkungan yang khusus.
Walaupun sebagian anak sudah paham mengenai buku dan tidak menjadi barang mewah, tapi dalam pemannfaatannya masih kurang dipahami karena keterbatasan pengetahuan, pemahaman dan minat baca yang rendah
Perlu dukungan yang dapat menunjang ketertarikan sehingga dapat rutin mengunjungi perpustakaan dengan sarana menunjang dan tempat yang memadai sehingga menunjang hasrat membaca dan sebagai Jaminan perlindungan pemenuhan Hak Anak sehingga dapat memutus rantai persoalan anak seperti Anak Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), Penyalahgunaan Narkoba dan zat terlarang, Korban Eksploitasi Seksual Komersial Anak (ESKA) dsbnya. Sehingga Tumbuh kembang yang baik dan pemikiran positif anak di lingkungan dapat terbentuk.
Terakhir kali diperbaharui ( Sunday, 03 February 2008 )
Musibah banjir di Jatim beberapa waktu lalu bagi Nurlaila (27) merupakan pengalama pahit yang susah untuk dilupakan. Mata pencaharian lenyap, sawah ladang hanyut oleh perkasanya air dari putri solo yang memiliki panjang kurang lebih 500 m dan mengalir di sejumlah kabupaten di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sebagai salah seorang pengrajin cowek, gentong dan kendi, Nurlaila merasakan pukulan telak tatkala banjir menerjang kediamannya. Pengakuan Nurlaila ini disamapaikan disela-sela pemberian bantuan paket sehati LMI kapada 100 ibu dan buah hati di sebuah madrasah desa Gedangan Kecamatan Maduran, Lamongan, jumat pekan lalu.
“Hingga kini kita masih belum mulai bekerja mas, masih nunggu tanahnya bagus dulu,”ujar Laila dengan menggendong putranya. .
Menjadi pengrajin cowek merupakan pekerjaan sehari-hari Nurlaila dengan suamiya. Di tengah banjir yang menerjang, pemasukan pun akhirnya tersendat dan hingga kini belum juga mencari alternatif lain, “Ada sih tanah yang bagus, tapi lokasinya jauh, tanahnya tidak boleh sembarangan, biar hasilnya bagus,”ujar ibu dua anak ini. .
Pandangan senada disampaikan Soimah (34), yang juga berprofesi sebagai pengarajin. Dia mengaku perbulan normal mendapat income lebih dari lima ratus ribu rupiah. Akibat banjuir selama dua pekan akhirnya terpaksa libur dulu hingga tanah kembali seperti semula. “Saat bulan maulid, jumlah pemesan melonjak cukup tajam, lumayan lah buat biaya anak sekolah,”. Sampai kapan harus bertahan? Soimah yang ketika berbincang ditemani putri mungilnya mengaku belum bisa menjawab kapan mulai bekerja. “Kebetulan memang belum ada pesanan untuk bikin, ya semoga cepat lebih baik,”kata Soimah. .
Terakhir kali diperbaharui ( Tuesday, 29 January 2008 )
Kerja keras Menyambut Ketua MPR (baca juga di dodyfirmansyah.blogspot.com)
Mana spanduk WAMY nya? Wah, dicari pengurusnya lo...kok nggak dipasang? ini sudah hampir mulai lo,”tanya salah seorang panitia kepada saya. Beberapa menit kemudian, Ruly, salah satu panitia menanyakan hal yang sama, ”Mana spanduk WAMY nya, tadi kan sampeyan yang masang spanduk di depan situ?”tanya nya meyakinkan. ”Wah saya kurang tahu, tadi saya nggak ikut bawa (spanduk) itu”jawab saya dengan tersenyum. Setelah di cari-cari ternyata ditemukan juga spanduk tersebut.
Kisah tadi adalah sebagian kecil dari hiruk pikuk panitia dalam menyambut kehadiran ketua MPR Hidayat Nurwahid, Sabtu lalu.” Bagaimana tidak repot, persiapannya cuma sehari sebelum hari H, tapi ALhamdulillah semua oke, tidak ada hambatan yang signifikan, semua spanduk sudah terpasang, konsumsi sudah tinggal antar”ujar salah satu panitia bersyukur.
Terakhir kali diperbaharui ( Wednesday, 16 January 2008 )
Apa INSAN BACA ?
Merupakan suatu wadah komunitas
taman baca dan perpustakaan mandiri di Surabaya
Bagaimana INSAN BACA ada ?
Berawal dari kebutuhan berjaringan antar pengelola perpustakaan independen, pada tanggal 28 April 2007 untuk pertama kalinya beberapa komunitas taman baca dan perpustakaan mandiri bertemu. Saat itu, telah hadir pengelola Kedai Baca Walhi Jatim, Perpustakaan Medayu Agung, Taman Bacaan Kawan Kami, dan Lebah Rumah Baca.
Dari momen itulah, kemudian berlanjut ke pertemuan-pertemuan selanjutnya, hingga saat ini terus berkembang dengan mengajak pengelola taman baca / perpustakaan mandiri lainnya untuk bergabung. Saat ini tercatat, Taman Baca Anak Soleh, Perpustakaan Ummi Fadhilah, Rumah Baca Az-Zahra, dan Perpustakaan Pusdakota (Pusat Pemberdayaan Masyarakat Kota) Ubaya menambah daftar partisipan INSAN BACA.
Apa yang telah dilakukan INSAN BACA ?
On air di program Forum Komunitas, radio Suara Surabaya (SS), dan direspon positif pemerhati dunia buku dan penggiat aktivitas baca.
Memperingati hari anak nasional setiap tanggal 23 Juli, rangkaian lomba mewarnai (TK), lomba menulis surat untuk walikota (SD), dan lomba karikatur bertema 'Walikota Membaca' (SMP/SMU) digelar dalam bingkai “Ayo Membaca !” pada tanggal 5 Agustus 2007 di Taman Bacaan Kawan Kami, Putat Jaya. Diikuti 200 an peserta dari kawasan Surabaya, dan didukung beberapa sponsor, serta dimuat di Harian Surya, 6 Agustus 2007 dan suarasurabaya.net.
Buka puasa bersama dan Halal bihalal Idul Fitri 1428 H, demi terjalin silaturrahim antara komunitas di INSAN BACA.
Apa saja yang akan dilakukan INSAN BACA ?
Membantu pengembangan taman baca / perpustakaan mandiri hingga tingkat RT (Rukun Tetangga) lewat training manajemen pengelolaan taman baca dan follow up rutin.
Menggairahkan minat baca masyarakat yang pada akhirnya akan menambah
khasanah pengetahuan pribadi lewat berbagai bentuk kampanye seperti diskusi bulanan, wisata buku, training manajemen minat baca, festival taman baca, INSAN BACA Award bedah buku on air, bedah buku on TV, dankontributor berbagai media publikasi.
Membantu masyarakat untuk memperoleh akses bacaan dengan mudah dan murah dengan menginisiasi adanya INSAN BACA Corner yang menyediakan akses bacaan serta fasilitas wakaf buku.
Bagaimana bergabung dengan INSAN BACA ?
Di seluruh taman baca / perpustakaan mandiri yang menjadi partisipan INSAN BACA, telah ada outlet infoINSAN BACA. Segera dapatkan info dan formulirnya bagi anda, pengelola taman baca / perpustakaan mandiri lainnya, atau anda, pribadi yang peduli dengan dunia buku dan membaca dari latar belakang apapun. Kami tunggu !
INSAN BACA
Rumah Komunitas Lingkungan
Jl. Pucang Anom Timur II/21 Surabaya
CP. Zafan 085645667579 / 031.70321582
Prita 085236009575 / 031.71956975
Dadang 081357387325 / 031.70010687
Terakhir kali diperbaharui ( Wednesday, 16 January 2008 )